Friday, June 1, 2007

WAKTU ITU

waktu itu,
jika aku bukakan mata ini,
mungkin sirnanya dapat menerangi,
terang menyuluh diri ini,
yang entah mengapa tiba-tiba sepi,

waktu itu,
susahnya anak itu ingin perut terisi,
susahnya sang ibu mencari,
namun tak pernah aku akui,
bangga dan tinggi diri,

waktu itu,
jika aku tepat merancana pencak hidup ini,
nescaya tak sumbang ia menari,
tak gugup melangkah meniti,
tak kekok di buai mimpi,

waktu itu,
aku alpa pada diri,
alpa pada siapa aku dipunyai,
alpa pada tuntutan ilahi,
yang sentiasa ada walau aku tak sedari,

waktu itu,
andai aku penuhi,
hati yang mendiami diri,
dengan keikhlasan tanpa henti,
semestinya tiada yang ku sesali...

Thursday, December 7, 2006

kita manusia mengharap

hidup tak pernah lekang dari kesalahan,
hidup tak pernah lekang dari ketelanjuran,
salah dan silap manusia itu biasa,

kita bukan malaikat,
kita bukan nabi yg maksum,
kita bukan raja yg berdaulat,

kita hambanya,
kita tiada apa,

hanya sekeping hati,
yang penuh dengan kasih sayang,
yang penuh dengan kerelaan,

kita mengharapkan kerelaan,
bukan paksaan,

sayangi lah kita,
tanpa paksaan,
walau berat menerima,
kita tetap berharap,
kerana kita...amat menyayangi...

#puisi ini saya tulis setelah dikecewakan oleh harapan saya sendiri..dimanakah silapnya???

Sunday, December 3, 2006

tiang tegak ini

tiang tegak ini,
gah berdiri memangku kehidupan,
melindungi insan merintis masa depan,
liku-liku kehidupan,
di bawah lembayung awan lizuardi.

tiang tegak ini,
terus gembira menjadi saksi,
kejayaan anak bangsa ini,
kamajuan dan kemasyuran diderolehi,
namun.....
bertukar sedih menjadi saksi,
anak bangsa kehilangan maruah diri,
ditinggalkan jauh lagi sepi,

tiang tegak ini,
dari terbit mentari,
hiba memerhati
anak bangsa jauh tersasar,
alpa dari landasan kejayaan,
tergelincir masa depan,
hanyut dalam kesesatan,
hingga terbenam sang mentari.

tiang tegak ini,
walaupun pernah menjadi saksi,
lagenda kebangkitan bangsa ini
namun itu hanya lipatan sejarah,
dalam kamus memori hayatnya,
yang kian luput dimamah usia.

tiang tegak ini,
dahagakan masa bintangnya,
rindukan maruah lampaunya,
apakah mampu dikembalikan,
bertransofmasi dari kaca tak berguna,
kepada intan bercahaya,

tiang tegak ini,
terus menangisi,
kejatuhan,
terus mengharapkan,
kebangkitan,
pembela anak bangsa,

tiang tegak ini...
terus kaku...
tegak berdiri...
setiap hari...

sebagai permulaan

asalamualaikum kepada semua,

hmm..aku umumkan matlamat blog ini pada awalnya gagal..aku bukan seorang penulis yang mampu untuk meluahkan rasa hati dengan cara dulu..aku kembali..menulis dangan gaya aku sendiri..mungkin boleh dikongsi tapi mungkin karya ini hanya u8ntuk aku sendiri..tapi,..inilah karyaku..dari pemikiranku..dari hati..melalui cara sendiri..